Jumat, 21 Agustus 2015

Yuk, Kenal Lebih Dekat dengan Teknologi “High Bandwidth Memory”

Jika Anda sudah lama tidak mengikuti perkembangan teknologi terutama di dunia Personal Computer (PC), anda mungkin asing dengan istilah High Bandwidth Memory (HBM). Namun tidak perlu khawatir ketinggalan berita karena melalui artikel berikut Anda dapat mengetahui mengenai teknologi terbaru ini secara lengkap!
Kata “HBM” sendiri mulai dikenal sejak peluncuran kartu grafis terbaru dari AMD yakni lini Radeon Fury yang menggunakan chip dengan codename Fiji pada event Electronic Entertainment Expo (E3) tanggal 16 Juni 2015 lalu. Bisa dibilang peluncuran lini Radeon Fury merupakan penanda awal era baru dunia gaming karena untuk pertama kalinya tersedia untuk umum sebuah kartu grafis yang mampu menyajikan gaming resolusi tinggi hingga 4K, 5K dan bahkan Virtual Reality dengan sangat memuaskan hanya dengan menggunakan kapasitas 4 GB memori HBM! Hal yang tidak mungkin diwujudkan jika masih menggunakan 4GB memori GDDR5.
 High Bandwidth Memory
Hal inilah yang membuat HBM yang telah terdaftar di Joint Electron Device Engineering Council (JEDEC) JESD235 sejak Oktober 2013, digadang-gadang sebagai sebuah standar memori baru yang akan segera menggantikan GDDR5 SGRAM yang umum dipakai pada teknologi kartu grafis sekarang ini. Hal ini dikarenakan teknologi GDDR5 SGRAM yang sudah dikenal sejak tahun ’90-an dirasa sudah “usang” dan sudah mencapai titik jenuh sehingga tidak mungkin dikembangkan lagi untuk memenuhi tuntutan kebutuhan olah grafis di masa mendatang.
Kelemahan dari GDDR5 SGRAM diantaranya:
  • GDDR5 SGRAM sudah tidak bisa dibuat lebih kecil lagi.
  • GDDR5 SGRAM perlu jumlah chip yang banyak untuk mengejar kapasitas dan kecepatannya.
  • GDDR5 SGRAM karena memakan tempat lebih banyak dari HBM.
  • GDDR5 SGRAM memerlukan pengatur tegangan (voltage regulator) tinggi.
  • GDDR5 SGRAM membuat ukuran perangkat yang membutuhkan kecepatan dan kapasitas tinggi menjadi besar.
 GDDR5Memori GDDR5 tidak bisa dikembangkan lebih jauh karena untuk penuhi performa tinggi memerlukan daya sangat besar yang membuatnya tidak lagi efisien
 GDDR5
Ukuran kartu grafis dengan memori GDDR5 tidak mungkin bisa diperkecil lagi dimana jika dipaksakan akan membuat ukuran VGA menjadi terlalu besar di masa depan
Sebagai perbandingan, GDDR5 SGRAM saat ini hanya mampu menghantarkan data sebanyak 10.66 GB per detik per watt, sementara teknologi memori HBM sudah sanggup menghantarkan hingga 3 kali lipat lebih banyak yakni sebesar 35 GB per detik per watt. Hal ini tentunya menjanjikan sebuah keuntungan yang sangat terlihat jelas bagi pengguna, dimana mereka bisa memperoleh performa tinggi pada kartu grafis mereka dengan ketersediaan bandwidth lebih besar namun dengan penghematan daya lebih dari 50% jika dibandingkan penggunaan kartu grafis dengan GDDR5 SGRAM!
 High Bandwidth Memory
Kartu Grafis dengan memori HBM mampu sajikan performa tinggi dengan penghematan daya hingga lebih dari 50%
Selain meningkatkan performa, desain teknologi memori HBM juga mampu menghemat penggunaan area papan sirkuit dimana sangat penting bagi pengguna yang memprioritaskan small form factor untuk merakit PC Gaming mereka. Sebagai perbandingan luas permukaan yang diperlukan untuk 1 GB memori HBM pada sebuah kartu grafis hanya membutuhkan tempat sebanyak 5 mm x 7 mm (35 mm²). Bandingkan dengan luas permukaan yang dibutuhkan GDDR5 SGRAM pada kapasitas sama dimana mampu menghabiskan tempat hingga 19 kali lebih banyak yakni sebesar 24 mm x 28 mm (672 mm²) yang membuat ukuran kartu grafis menjadi besar.
 High Bandwidth Memory
Perbandingan Area yang Dibutuhkan Teknologi GDDR5 SGRAM vs Memori HBM
Penghematan ruang sedrastis ini bisa diwujudkan dengan teknologi HBM dikarenakan desain yang berbeda dengan pendahulunya. HBM adalah memori yang disusun secara vertikal layaknya apartemen, dimana tiap lapisan dari HBM dihubungkan oleh Through-Silicon Vias (TSV). Dalam perumpamaan apartemen, TSV ini ibarat lift yang akan menghantarkan data ke setiap lantai/tingkatan memori HBM. Hal inilah yang membuat area untuk penempatan memori bisa dihemat sedemikian rupa sehingga mampu mewujudkan kartu grafis berperforma besar dengan ukuran chip kecil. Anda bisa lihat contoh nyatanya dengan membandingkan AMD Radeon R9 290X yang luas keseluruhan dari GPU core dan VRAMnya bisa memakan hingga 9.900mm², sementara pada Application-Specific Integrated Circuit (ASIC) berbasis HBM termasuk interposer-nya hanya menggunakan kurang dari 4.900 mm² atau separuh lebih sedikit.
 High Bandwidth Memory
 High Bandwidth Memory
Perbandingan ukuran GPU Radeon berkapasitas 4GB Memori HBM (atas) dengan GPU Radeon yang menggunakan 4GB Memori GDDR5 (bawah)
Nah, seluruh memori HBM yang disusun vertikal dan terdiri atas 4 stack (4 tingkat) di setiap tumpukan, kemudian dihubungkan sedekat mungkin dengan GPU core melalui perantara Interposer untuk memungkinkan bandwidth sangat besar bisa dengan cepat dihantarkan antara memori HBM dan GPU core. Interposer ini sendiri berperan penting sebagai media perantara yang mampu mengintegrasikan komunikasi data antar semua komponen terpisah pada kartu grafis berbasis teknologi HBM.
 High Bandwidth Memory
Struktur Kartu Grafis dengan Teknologi Memori HBM
 High Bandwidth Memory
Interposer Berperan Sebagai Media Penghubung antar Komponen pada Kartu Grafis Berteknologi HBM
Walau desain kartu grafis berbasis HBM ini sangat minimalis dan terbatas hanya sampai 4 GB memori saja untuk saat ini, bus width yang dimiliki bisa mencapai hingga 1024-bit per stack dengan total 4096-bit! Jauh lebih besar bila dibandingkan dengan grafis berkapasitas sama yang menggunakan memori GDDR5 SGRAM dimana hanya memiliki 32-bit per chip yang paling banyak hanya mampu menyajikan total 512-bit! Semakin lebar bus width yang bisa dianalogikan sebagai “jalan tol” yang dilewati oleh data, tentunya akan berefek pada semakin banyaknya “mobil” berisi data yang bisa dihantarkan untuk menghasilkan tampilan grafis yang lebih detail pada layar Anda saat bermain game atau menonton video. Oleh karena bus width yang sangat besar inilah kartu grafis berteknologi HBM tidak memerlukan clock speed GPU core tinggi untuk bisa mencapai jumlah hantaran bandwidth yang tinggi.
Jika disimulasikan, kartu grafis dengan GDDR5 SGRAM yang memiliki clock speed GPU tinggi hingga 1.750 MHz ternyata hanya mampu menghasilkan bandwidth sebesar 28 GBps per chip, sedangkan pada kartu grafis berteknologi HBM, dengan GPU clock speed hanya 500 MHz saja malah mampu menghasilkan lebih dari 100 GBps per stack. Hal ini tentunya berdampak pada tampilan olah grafis visual yang tampil jauh lebih detail dan memukau hanya dengan mengandalkan 4GB HBM, dan tentunya bisa dicapai dengan jumlah kebutuhan daya yang jauh lebih hemat dibanding saat menggunakan GDDR5 SGRAM karena tidak memerlukan clock speed GPU tinggi untuk menghasilkan bandwidth besar.
Dari pembahasan di atas bisa disimpulkan keuntungan menggunakan memori HBM pada teknologi kartu grafis di masa mendatang diantaranya:
  • Bandwidth yang jauh lebih tinggi dari DDR4/GDDR5/LPDDR4.
  • Penggunaan daya >3x lebih hemat dari GDDR5 SGRAM.
  • Penggunaan area 94% lebih kecil dari GDDR5 SGRAM.
  • Inovasi untuk teknologi di masa depan.
 High Bandwidth Memory
Dengan berbagai kelebihannya, teknologi memori HBM tentunya menjanjikan banyak peluang baru dalam pengembangan kartu grafis di masa depan dimana mampu memberikan harapan bagi para gamers untuk mencicipi kualitas gaming revolusioner namun dengan daya yang jauh lebih efisien.  Bahkan menikmati gaming hingga resolusi 4K, 5K bahkan Virtual Reality yang sangat nyata tanpa adanya lag di resolusi tinggi kini bukan lagi impian berkat adanya teknologi memori HBM yang mampu sajikan bandwidth sangat besar dengan kecepatan mumpuni. Jika Anda menginginkan salah satunya, Anda bisa membeli produk kartu grafis AMD Radeon R9 Fury yang kini sudah mulai dipasarkan. Namun jika Anda menginginkan kartu grafis berteknologi HBM dengan ukuran yang lebih kecil untuk PC Mini-ITX Anda mungkin bisa menunggu kehadiran AMD Radeon R9 Fury Nano dan bahkan R9 Fury Dual-Fiji yang memiliki dua chip GPU di dalamnya untuk dongkrak performa paling tinggi. Yang jelas akan banyak kejutan inovasi menarik seputar kartu grafis Radeon berteknologi HBM ini, jadi ikuti terus perkembangannya secara resmi hanya di fanpage dan blog AMD Indonesia!


http://www.amd-id.com/2015/07/yuk-kenal-lebih-dekat-dengan-teknologi-high-bandwidth-memory/
Read More

FAJAR DI IMS

Read More

MAKALAH KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN SOSIAL REMAJA

Contoh Makalah



Tugas Mandiri
Mata Kuliah : Perkembangan Peserta Didik
#LOGO#
Disusun oleh :
Nama              :
NIM                : 2013150152
Ruang             : 02 PPKMB
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
UNIVERSITAS PAMULANG
2014

KATA PENGANTAR
  Alhamdulillah, Puja dan Puji hanya layak tercurahkan kepada Allah SWT. , karena atas limpahan karunia-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam. Manusia istimewa yang seluruh perilakunya layak untuk diteladani, yang seluruh ucapannya adalah kebenaran, yang seluruh getar hatinya kebaikan. Sehingga Penulis dapat menyelesaikan tugas mandiri ini tepat pada waktunya.
  Penulis sangat tertarik untuk mengajukan Judul : KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN SOSIAL REMAJA.
  Banyak kesulitan dan hambatan yang Penulis hadapi dalam membuat tugas mandiri ini tapi dengan semangat dan kegigihan serta arahan, bimbingan dari berbagai pihak sehingga Penulis mampu menyelesaikan tugas mandiri ini dengan baik, oleh karena itu pada kesempatan ini, Penulis mengucapkan terima kasih kepada :
  • Perempuan istimewa Mamah dan Alm ayah yang selalu menjadi inspirasiku, serta mencurahkan kasih sayang tanpa pamrih.
  • Bapak Sucipto sebagai dosen Perkembangan Peserta Didik. Semoga ilmunya berkah dan menjadi aliran amal hingga kelak di Barzakh.
  • Mahardika, yang sudah memberikan motivasinya dan teman – teman kelas 02PPKMB.
  Penulis menyimpulkan bahwa tugas mandiri ini masih belum sempurna, oleh karena itu Penulis menerima saran dan kritik, guna kesempurnaan tugas mandiri ini dan bermanfaat bagi Penulis dan pembaca pada umumnya.

Pamulang, Maret 2014
    Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL………………………………………………………………………………………   i
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………….   ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………………   iv
BAB I      PENDAHULUAN…………………………………………………………………………..   1
  1. Latar Belakang…………………………………………………………………………… 1
  2. Rumusan Masalah………………………………………………………………………. 2
BAB II     PEMBAHASAN……………………………………………………………………………..   3
  1. Pengertian Perkembangan Sosial………………………………………………….. 3
  2. Ciri Perkembangan Sosial……………………………………………………………. 3
  3. Penyesuaian Karakteristik Sosial Remaja………………………………………. 4
  4. Transisi Sosial……………………………………………………………………………. 5
  5. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Sosial…………….. 5
BAB V     KESIMPULAN DAN SARAN………………………………………………………..   8
DAFTAR PUTAKA……………………………………………………………………………………….   8

Pada unduhan akan lebih rapih, dan sama rata marginnya.

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Peserta didik adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, ia membutuhkan orang lain untuk dapat tumbuh kembang menjadi manusia yang utuh. Dalam perkembangannya, pendapat dan sikap peserta didik dapat berubah karena interaksi dan saling berpengaruh antar sesama peserta didik maupun dengan proses sosialisasi. Dengan mempelajari perkembangan hubungan sosial diharapkan dapat memahami pengertian dan proses sosialisasi peserta didik.
Pada awal manusia dilahirkan belum bersifat sosial, dalam arti belum memiliki kemampuan dalam berinteraksi dengan orang lain. Perkembangan sosial pada masa remaja berkembang kemampuan untuk memahami orang lain sebagai individu yang unik. Baik menyangkut sifat-sifat pribadi, minat, nilai-nilai atau perasaan sehingga mendorong remaja untuk bersosialisasi lebih akrab dengan lingkungan sebaya atau lingkungan masyarakat baik melalui persahabatan atau percintaan. Pada masa ini berkembangan sikap cenderung menyerah atau mengikuti opini, pendapat, nilai, kebiasaan, kegemaran, keinginan orang lain. Ada lingkungan sosial remaja (teman sebaya) yang menampilkan sikap dan perilaku yang dapat dipertanggung jawabkan misalnya: taat beribadah, berbudi pekerti luhur, dan lain-lain. Tapi ada juga beberapa remaja yang terpengaruh perilaku tidak bertanggung jawab teman sebayanya, seperti : mencuri, pergaulan bebas, narkotik, miras, dan lain-lain. Remaja diharapkan memiliki penyesuaian sosial yang tepat dalam arti kemampuan untuk mereaksi secara tepat terhadap realitas sosial, situasi dan relasi baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.
Oleh karena itu, penyusun ingin membuat makalah dengan judul : “Karakteristik Perkembangan Sosial Remaja”.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penyusun merumuskan rumusan masalah sebagai berikut.
  1. Apa yang dimaksud dengan perkembangan sosial ?
  2. Apa saja ciri – ciri perkembangan sosial remaja ?
  3. Apa saja ruang lingkup perkembangan karakteristik sosial remaja ?
  4. Bagaimana transisi sosial remaja ?
  5. Apa faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial ?
PEMBAHASAN
A. Pengertian Perkembangan Sosial
Perkembangan sosial adalah kemajuan yang progresif melalui kegiatan yang terarah dari individu dalam pemahaman atas warisan sosial dan formasi pola tingkah lakunya yang luwes. Hal itu disebabkan oleh adanya kesesuaian yang layak antara dirinya dengan warisan sosial itu.
Menurut Elizabeth B. Hurlock, perkembangan sosial adalah kemampuan seseorang dalam bersikap atau tata cara perilakunya dalam berinteraksi dengan unsur sosialisasi di masyarakat.
Jadi, dapat diartikan bahwa perkembangan sosial akan menekankan perhatiannya kepada pertumbuhan yang bersifat progresif. Seorang individu yang lebih besar tidak bersifat statis dalam pergaulannya, karena dirangsang oleh lingkungan sosial, adat istiadat, kebiasaan – kebiasaan kelompok dimana ia sebagai salah satu anggota kelompoknya.
B. Ciri Perkembangan Sosial Remaja
  • Berkembangnya kemampuan memahami orang lain.
  • Pemilihan persahabatan dengan kualitas psikologis yang relatif sama dengan dirinya.
  • Berkembangnya sikap kecenderungan untuk menyerah atau mengikuti pendapat, nilai, kebiasaan, kegemaran, atau keinginan sebaya.
  • Memiliki kemampuan merekasi yang tepat terhadap realitas sosial.
C. Penyesuaian Karakteristik Sosial Remaja
Remaja yang dalam masa mencari dan ingin menentukan jati dirinya memiliki sikap yang terlalu tinggi menilai dirinya atau sebaliknya. Mereka belum memahami benar tentang norma-norma sosial yang berlaku di dalam kehidupan bermasyarakat. Keduanya dapat menimbulkan hubungan sosial yang kurang serasi, karena mereka sukar untuk menerima norma sesuai dengan kondisi dalam kelompok atau masyarakat. Sikap menentang dan sikap canggung dalam pergaulan akan merugikan kedua belah pihak. Oleh karena itu, diperlukan adanya upaya pengembangan hubungan sosial remaja diantaranya :
  • Lingkungan Keluarga
    • Menjalin hubungan yang baik dengan anggota keluarga.
    • Menerima otoritas orang tua.
    • Bertanggung jawab norma-norma yang berlaku dikeluarga.
    • Berusaha untuk membantu anggota keluarga, sebagai individu maupun kelompok dalam mencapai tujuannya.
  • Lingkungan Sekolah.
    • Menghormati dan menerima peraturan sekolah.
    • Berpartisipasi dalam kegiatan sekolah.
    • Bersosisalisasi dengan lingkungan sekolah.
  • Lingkungan Masyarakat
    • Menghormati hak-hak orang lain
    • Bersosialisasi dengan lingkungan masyarakat.
    • Bersimpati dan empati terhadap kesejahteraan orang lain.
    • Menghormati nilai-nilai, hukum, tradisi dan kebijakan yang berlaku dimasyarakat.
D. Transisi Sosial
Santrock (2003: 24) mengungkapkan bahwa pada transisi sosial remaja mengalami perubahan dalam hubungan individu dengan manusia lain yaitu dalam emosi, dalam kepribadian, dan dalam peran dari konteks sosial dalam perkembangan. Membantah orang tua, serangan agresif terhadap teman sebaya, perkembangan sikap asertif, kebahagiaan remaja dalam peristiwa tertentu serta peran gender dalam masyarakat merefleksikan peran proses sosial-emosional dalam perkembangan remaja. John Flavell (dalam Santrock, 2003: 125) juga menyebutkan bahwa kemampuan remaja untuk memantau kognisi sosial mereka secara efektif merupakan petunjuk penting mengenai adanya kematangan dan kompetensi sosial mereka.
E. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Sosial
Perkembangan sosial manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: keluarga, kematangan anak, status ekonomi keluarga, tingkat pendidikan, dan kemampuan mental terutama emosi dan inteligensi.
a. Keluarga
Keluarga merupakan lingkungan pertama yang memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan sosialnya. Kondisi dan tata cara kehidupan keluarga merupakan lingkungan yang kondusif bagi sosialisasi anak. Di dalam keluarga berlaku norma-norma kehidupan keluarga, dan dengan demikian pada dasarnya keluarga merekayasa perilaku kehidupan anak.
Proses pendidikan yang bertujuan mengembangkan kepribadian anak lebih banyak ditentukan oleh keluarga. Pola pergaulan dan bagaimana norma dalam menempatkan diri terhadap lingkungan yang lebih luas ditetapkan dan diarahkan oleh keluarga.
b. Kematangan Anak
Bersosialisasi memerlukan kematangan fisik dan psikis. Untuk mampu mempertimbangan dalam proses sosial, memberi dan menerima pendapat orang lain, memerlukan kematangan intelektual dan emosional. Di samping itu, kemampuan berbahasa ikut pula menentukan.
Dengan demikian, untuk mampu bersosialisasi dengan baik diperlukan kematangan fisik sehingga setiap orang fisiknya telah mampu menjalankan fungsinya dengan baik.
c. Status Sosial Ekonomi
Kehidupan sosial banyak dipengaruhi oleh kondisi atau status kehidupan sosial keluarga dalam lingkungan masyarakat. Masyarakat akan memandang anak, bukan sebagai anak yang independen, akan tetapi akan dipandang dalam konteksnya yang utuh dalam keluarga anak itu. “ia anak siapa”. Secara tidak langsung dalam pergaulan sosial anak, masyarakat dan kelompoknya dan memperhitungkan norma yang berlaku di dalam keluarganya.
Dari pihak anak itu sendiri, perilakunya akan banyak memperhatikan kondisi normatif yang telah ditanamkan oleh keluarganya. Sehubungan dengan itu, dalam kehidupan sosial anak akan senantiasa “menjaga” status sosial dan ekonomi keluarganya. Dalam hal tertentu, maksud “menjaga status sosial keluarganya” itu mengakibatkan menempatkan dirinya dalam pergaulan sosial yang tidak tepat. Hal ini dapat berakibat lebih jauh, yaitu anak menjadi “terisolasi” dari kelompoknya. Akibat lain mereka akan membentuk kelompok elit dengan normanya sendiri.
d. Pendidikan
Pendidikan merupakan proses sosialisasi anak yang terarah. Hakikat pendidikan sebagai proses pengoperasian ilmu yang normatif, akan memberikan warna kehidupan sosial anak di dalam masyarakat dan kehidupan mereka di masa yang akan datang. Pendidikan dalam arti luas harus diartikan bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh kehidupan keluarga, masyarakat, dan kelembagaan. Penanaman norma perilaku yang benar secara sengaja diberikan kepada peserta didik yang belajar di kelembagaan pendidikan (sekolah).
Kepada peserta didik bukan saja dikenalkan kepada norma-norma lingkungan dekat, tetapi dikenalkan kepada norma kehidupan bangsa (nasional) dan norma kehidupan antarbangsa. Etik pergaulan membentuk perilaku kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
e. Kapasitas Mental, Emosi, dan Intelegensi
Kemampuan berpikir banyak mempengaruhi banyak hal, seperti kemampuan belajar, memecahkan masalah, dan berbahasa. Anak yang berkemampuan intelektual tinggi akan berkemampuan berbahasa secara baik. Oleh karena itu kemampuan intelektual tinggi, kemampuan berbahasa baik, dan pengendalian emosional secara seimbang sangat menentukan keberhasilan dalam perkembangan sosial anak.
Sikap saling pengertian dan kemampuan memahami orang lain merupakan modal utama dalam kehidupan sosial dan hal ini akan dengan mudah dicapai oleh remaja yang berkemampuan intelektual tinggi.

KESIMPULAN DAN SARAN
  1. Kesimpulan
Berdasarkan uraian sebelumnya, Penulis dapat menyimpulkan sebagai berikut :
  1. Perkembangan sosial adalah berkembangnya tingkat hubungan antar manusia berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan manusia.
  2. Perhatian remaja mulai tertuju pada pergaulan dimasyarakat dan mereka membutuhkan pemahaman tentang norma kehidupan yang kompleks. Pergaulan remaja banyak diwujudkan dalam bentuk kehidupan kelompok terutama kelompok sebaya.Perkembangan anak remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : kondisi keluarga, kematangan anak, status sosial ekonomi keluarga, pendidikan, dan kapasitas mental terutama intelek dan emosi.
  3. Saran
Sesuai dengan kesimpulan diatas, Penulis menyarankan setiap calon peserta didik dapat memahami konsep perkembangan sosial peserta didiknya.

DAFTAR PUSTAKA
“KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN SOSIAL REMAJA”, http://nahdamar.blogspot.com/2013/03/karakteristik-perkembangan-sosial-remaja.html
“KARAKTERISTIK REMAJA” http://belajarpsikologi.com/karakteristik-remaja/
Read More

Cara membuat makalah yang benar

Membuat makalah sering kita dapatkan berupa tugas-tugas dari guru SMU maupun Dosen Perguruan Tinggi. Makalah merupakan karya tulis ilmiah yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan beserta penjelasanya dengan memperhatikan elemen pendukung secara ilmiah.

Pada prinsipnya, makalah adalah suatu bentuk kecil dari penulisan karya ilmiah, walaupun seperti itu, harus tetap memperhatikan elemen-elemen karya ilmiah pada makalah itu sendiri, tanpa itu karya tulis kita tidak bisa disebut Makalah.

Dan bentuk elemen dasar sebuah makalah terdiri dari :


  1. Cover ( hardcover maupun softcover)
  2. Judul
  3. Kata Pengantar / Prakata
  4. Daftar Isi
  5. Bab I    :    Pendahuluan
  6. Bab II   :    Isi
  7. Bab III  :    Penutup
  8. Daftar Pustaka



Dan penjabarannya adalah sebagai berikut  :



1. Cover  berisi

  • Judul Makalah
  • Tujuan pembuatan makalah
  • Nama Pembuat
  • Logo Lembaga/ Institusi
  • Nama Lembaga, beserta alamat
  • Tahun Akademik.


       contoh membuat cover makalah :


             "Cara membuat makalah yang baik dan benar"


Tujuan pembuat materi ini adalah memberikan contoh pembuatan makalah yang baik dan benar agar terjalin kerja sama yang baik antara blogger dan penulis



                 Ditulis oleh : Hengki Kristianto


                         Logo di sini



                  Sekolah belajar menjadi blogger
                      Jakarta Barat, Indonesia
                             2013-2014




2. Judul Makalah

    ( boleh disamakan seperti bentuk cover )



3. Kata Pengantar / Prakata

Mukadimmah atau pembuka , misalnya ucapan puji dan syukur bla bla bla.....
Sekilas mencantumkan judul makalah

Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang dianggap membantu dalam pembuatan makalah tersebut, misalnya atas dukungan moral dan materi yang diberikan, maka penulis mengucapkan terima kasih kepada : bla bla bla...

Penutup mukadimmah
Misalnya penulis menyadari bahwa makalah ini belum sempurna, oleh karena itu saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan pembaca sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.

Tanggal dan  nama penulis
 Misalnya Jakarta, 29 juli 2013
 Jaka Tingkir



   contoh kata pengantar yang baik dan benar  :


                          PRAKATA


Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul "cara membuat makalah yang baik dan benar". Atas dukungan moral dan materi yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1. Bapak Suryadiputra, S.Pd, selaku kepala sekolah belajar menjadi blogger, yang memberikan bimbingan, saran, ide dan kesempatan untuk menggunakan fasilitas Laboratorium Bahasa.

2. Bapak Yusrandiharja, S.Pd, selaku guru Pembimbing kami, yang memberikan dorongan, masukan kepada penulis.

3. Ibu Widia, S.Pd, selaku wali kelas kami, yang banyak memberikan materi pendukung, masukan, bimbingan kepada penulis.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.


                                              Jakarta, 29 Juli 2013

                                                    Jaka Tingkir




4.    Daftar Isi

DAFTAR ISI bertujuan untuk memudahkan pembaca dalam pencarian materi yang ada dalam makalah tersebut berikut halamannya.


Halaman judul .................................................................................................................... i
Prakata ..............................................................................................................................ii
Daftar Isi ...........................................................................................................................iii




5. Bab I --- Pendahuluan

Dalam bab ini kita menerangkan konsep, rencana, gagasan, seputar permasalahan dan tujuan yang termuat dalam Latar Belakang.

Tentukan juga Ruang Lingkup penelitian yang akan mencakup proses-proses yang digunakan untuk menuangkan permasalahan.

Tambahkan juga Tujuan dan Manfaat dari permasalahan yang sedang dibahas


Contoh :

                               Bab 1
                           PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
    Dalam era yang serba teknologi saat ini, kemajuan bidang pendidikan sangatlah bertambah dari waktu ke waktu. Kemajuan yang dicapai oleh umat manusia, baik itu bidang sosial, bidang informasi maupun bidang pendidikan. Salah satunya membuat makalah yang baik dan benar, yaitu merupakan sistem informasi yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan karya ilmiah.

1.2 Ruang Lingkup Penelitian
    Penelitian ini akan mencakup cara membuat makalah yang baik dan benar dengan memperhatikan tanda-tanda baca, cara penulisan, tata bahasa yang baik dan benar.

1.3 Tujuan dan manfaat
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah :
     1. Membantu siswa lebih kreatif
     2. Memahami pola pikir ilmiah

Manfaat :
     1. Memberikan siswa pengetahuan baru
     2. Memperbaiki nilai pelajaran Bahasa Indonesia



6.    Bab II --- Isi

Uraikan isi atau materi makalah di sini, mulai dari:

  •    Definisi / Landasan teori,
  •    Ulasan materi
  •    Penyelesaikan masalah,
  •    Solusi , Hasil Peneltian
  •    Kontribusi terhadap permasalahan yang ada pada materi makalah
  


7.   Bab III --- Penutup / Kesimpulan dan Saran

Pada penutup ini,uraikan kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian atas apa yang telah berjalan, kelebihan dan kekuranan hasil penelitian, perhitungannya matematis nya
Berikan saran untuk keperluan penelitian akan datang, ataupun berikan saran kepada laboratorium sekolah, dan lain sebagainya dapat dicantumkan di sini.



8.    Daftar Pustaka

Merupakan bagian terakhir dalam penyusunan sebuah makalah, Daftar pustaka ini berisi nama-nama literature yang kita jadikan referensi dalam pembuatan makalah tersebut. Perhatikan tata cara penulisan nama, gelar, jabatan agar tidak mengaburkan pengertian pustaka.

Daftar pustakan meliputi jurnal ilmiah, buku, majalah, surat kabar, media elektronik, interview juga bias dari website internet. Akan tetapi, keberadaan / keabsahan website internet untuk dijadikan referensi karya ilmiah masih menjadi pertentangan di kalangan akademisi

Dalam hal ini saya tidak menyarankan untuk mengambil data atau literatur dari website agar dapat menjadi sebuah karya yang benar-benar ilmiah.

Demikian cara membuat makalah yang baik dan benar, semoga dapat memberikan manfaat, salam blogger.
Read More

PES 2013 Manchester United GDB 2015-16 UPDATE by ABIEL

Read More

PES 2013 NEW UPDATE OPTION FILE 21.8.2015 PESEDIT 6.0 BY FERHAT SARKIN




PES 2013 NEW UPDATE OPTION FILE 21.8.2015 PESEDIT 6.0 BY FERHAT SARKIN
PES 2013 NEW UPDATE OPTION FILE 21.8.2015 PESEDIT 6.0 BY FERHAT SARKINPES 2013 NEW UPDATE OPTION FILE 21.8.2015 PESEDIT 6.0 BY FERHAT SARKIN
PES 2013 NEW UPDATE OPTION FILE 21.8.2015 PESEDIT 6.0 BY FERHAT SARKINPES 2013 NEW UPDATE OPTION FILE 21.8.2015 PESEDIT 6.0 BY FERHAT SARKIN
LAST TRANSFERS UNTIL 21.08.2015
NEW ADDED LOGO OF GALATASARAY (4 STARS)
FİXED A FEW BUGS


DOWNLOAD


CREDIT : FERHAT SARKIN
Read More

PES 2015 Barclays Premier League Kitpack 2015/2016 By Various Modder





*List Kit*
- Arsenal : GK/Home/Away/3rd/GK CL/Home CL/Away CL/3rd CL (Texture By Pes Kits All In)
- Aston Villa : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)
- Bournemouth : GK/Home/Away/3rd (Texture By Pes Kits All In)
- Chelsea : GK/Home/Away/GK CL/Home CL/Away CL (Texture & Config By Nemanja)
- Crystal Palace : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)
- Everton : GK/Home/Away/3rd (Texture By Pes Kits All In)
- Leicester City : GK/Home/Away/3rd (Texture By Pes Kits All In)
- Liverpool : GK/Home/Away/3rd (Texture By Pes Kits All In)
- Man City : GK/Home/Away/GK CL/Home CL/Away CL (Texture By Pes Kits All In)
- Man United : GK/Home/Away/3rd/GK CL/Home CL/Away CL/3rd CL (Texture & Config By Nemanja)
- Newcastle Utd : GK/Home/Away/3rd (Texture By Pes Kits All In)
- Norwich City : GK/Home/Away/3rd (Texture By Pes Kits All In)
- Southampton : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)
- Stoke City : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)
- Sunderland : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)
- Swansea City : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)
- Tottenham : GK/Home/Away/3rd (Texture By Pes Kits All In)
- Watford : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)
- West Brom : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)
- West Ham Utd : GK/Home/Away (Texture By Pes Kits All In)


TOTAL = 84 Kit

 
Download PES 2015 Barclays Premier League Kitpack 2015/2016 By Various Modder

Credit :
- Pes Kits All In (All Kit texture, exc MU & Chelsea)
- Nemanja (Man Utd & Chelsea)
- PTE (EPL Font & Number)
- Irvanlana (Config & Some collar fix)
Read More