Home
All posts
Rabu, 25 Maret 2015
Minggu, 08 Maret 2015
Tips memilih kartu GRAFIS DIBAWAH 1juta
Memilih Kartu Grafis Terbaik dengan Budget di bawah 1 Juta Rupiah!
Kartu grafis kelas entry level tidak dipungkiri merupakan kelas kartu grafis yang memiliki jumlah pengguna paling besar di pasaran. Dengan harga yang relatif terjangkau pada kisaran di bawah satu juta Rupiah, pengguna PC saat ini sudah bisa mendapatkan kartu grafis dengan performa yang mumpuni untuk menjalankan berbagai game saat ini, asalkan cukup teliti dalam memilihnya.
Apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih kartu grafis kelas entry-level ini agar tidak berujung pada kekecewaan? Simak artikel berikut ini:
64 bit vs 128 bit
Benarkah sebuah VGA dengan memory 64 bit bisa menandingi performa VGA dengan memory 128 bit? Secara teori tentu saja pernyataan tersebut cukup menyesatkan, kecuali jika memang dari segi spesifikasi lain seperti misalnya jumlah GPU/Shader Core yang dimiliki VGA 64 bit ini lebih banyak sehingga bisa berjalan lebih kencang. Namun faktanya, semakin besar jumlah bit memory pada sebuah VGA akan menghasilkan bandwidth memory yang lebih tinggi dan berimbas pada performa yang semakin baik. Jadi, pastikan pilih VGA dengan memory minimal 128 bit untuk performa yang maksimal.
GDDR5 1GB VS GDDR3 2GB
“Semakin besar jumlah VRAM pada VGA, maka semakin bagus performa VGA tersebut?” Mitos yang satu ini masih banyak dipercayai oleh sebagian besar pengguna dan bahkan penjual komputer sekalipun. Faktanya performa dari sebuah VGA dimotori oleh seberapa kuat GPU-nya, lalu semakin tinggi spesifikasi GPU pada VGA tersebut, maka dibutuhkan VRAM yang besar untuk menampilkan aplikasi/game pada resolusi dan tingkat detail grafis yang tinggi. Namun untuk sebuah VGA kelas entry-level, jumlah VRAM besar hingga 2GB tidak akan terpakai dengan optimal, mengingat game yang akan dimainnkan tidak akan berjalan pada setting Ultra dan resolusi di atas 1920×1080, maka VRAM 1GB sudah lebih dari cukup. Namun sebaliknya jenis memory GDDR5 akan memberikan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan memory GDDR3 walaupun jumlah VRAM-nya lebih kecil.
Pilih VGA dengan GPU Generasi Terbaru
Pastikan VGA yang akan Anda beli merupakan VGA dengan GPU generasi terbaru untuk mendapatkan pengalaman terbaik. Selain dari segi performa yang lebih baik dan juga efisiensi daya yang lebih optimal, VGA dengan GPU terbaru akan mendapatkan dukungan berbagai fitur dan spesifikasi yang jauh lebih update dan lengkap untuk menunjang performanya, seperti misalnya pada VGA Radeon R7-series sudah dilengkapi dengan interface PCI-E Gen 3.0 yang lebih optimal, dimana kompetitor yang sekelas masih menggunakan PCI-E Gen 2.0 yang sudah tertinggal. Lalu dari segi arsitektur, VGA Radeon R7-series sudah mengadopsi arsitektur GCN (Graphics Core Next) yang memungkinkan VGA ini menjalankan API eksklusif AMD Mantle, dan APP Acceleration (komputasi menggunakan GPU).
Memilih VGA Di Bawah 1 Juta Rupiah dengan Performa Terbaik
Dengan budget di bawah 1 juta Rupiah, terdapat beberapa pilihan kartu grafis dengan rentang harga sekitar 700-800 ribu Rupiah yang bisa menjadi pertimbangan saat ini, yaitu:
- AMD R7 240 1GB 128bit GDDR5
- NVIDIA GT 730 1GB 64bit GDDR5
- AMD R7 240 2GB 128bit GDDR3
- NVIDIA GT 730 2GB 128bit GDDR3
Untuk menentukan kartu grafis mana yang memiliki performa terbaik, pada artikel ini akan diujikan salah satu game PC terpopuler yang memiliki jumlah pemain terbanyak di dunia, yaitu DOTA 2.
Game ini cukup mewakilkan sebagai game wajib pada PC baik bagi para gamer rumahan ataupun pada Game Center. Game gratis DOTA2 ini juga dinilai cukup netral dan tidak “memihak” produsen hardware manapun, dengan menggunakan basis Source Engine yang telah digunakan pada berbagai game besutan Valve miliknya.
Adapun detail grafis yang digunakan adalah:
Resolusi Full HD 1920×1080, dengan setting Video Advanced tertinggi (semua efek ON), kecuali VSync Off agar frame rate masih bisa melewati 60 FPS.
Spesifikasi PC yang digunakan untuk pengujian ini adalah:
Test bed:
- Processor: A10-7850K Kaveri
- Motherboard: Gigabyte A88X G1.Sniper
- RAM: Corsair Vengeance 2x4GB 1600 CL9
- Storage: SSD Corsair 120GS
- PSU: XFX 700Watt
Hasil Pengujian
Kesimpulan
Kartu grafis dengan performa terbaik pada rentang harga 700-800 ribu Rupiah layak diberikan kepada AMD R7 240 1GB 128bit GDDR5, yang berhasil mengalahkan kompetitornya NVIDIA GT 730 1GB 64bit GDDR5 (Kepler) dengan perbedaan performa sekitar 10-15%. Lalu dibawahnya, AMD R7 240 2GB 128bit GDDR3 berhasil memukul telak kompetitornya NVIDIA GT 730 2GB 128bit GDDR3 (Fermi) dengan perbedaan performa yang sangat signifikan.
Dual graphics A10 7850K+R7 240 1GB GDDR5
- Minimum FPS: 42
- Average FPS: 61
- Maximum FPS: 72
Kabar baik lainnya bagi Anda pengguna R7 240/250 yang menggunakan prosesor APU berbasis Kaveri, dapat memanfaatkan fitur Dual Graphics yang hanya dimiliki AMD. Konfigurasi R7 240/250 ditambah dengan APU Kaveri ini dapat memberikan performa hingga 95% lebih tinggi, dibandingkan dengan konfigurasi non Dual Graphics, seperti misalnya kombinasi Intel Core i3/i5 (HD 4600) + NVIDIA GT 730 yang dipastikan keduanya tidak dapat memberikan benefit performa tambahan.
AMD targetkan hadirkan pengalaman, kenyamanan, dan kompatibilitas VR terbaik dengan teknologi terbaru LiquidVR™
- Tak Pernah Berhenti: Teknologi Terbaru AMD Dirancang untuk Ciptakan Suasana Virtual Reality yang Responsif dan Nyata–
San Francisco, Calif. – 5/3/2015 – Hari ini, di ajang Game Developer Conference di San Francisco, AMD mengumumkan produk terbaru berupa virtual reality (VR) bagi para developer dan pengguna melalui teknologi dan kerjasama yang AMD miliki. Salah satu bentuk produk pertamanya AMD adalah LiquidVR™, yaitu teknologi inovatif yang difokuskan sebagai bentuk pengembangan konten VR yang berbeda menggunakan hardware AMD, dengan penekanan kenyamanan menggunakan aplikasi-aplikasi VR dan headset VR yang kompatibel. SDK (source development kit) untuk LiquidVR dapat menciptakan teknologi yang berguna untuk menikmati konten, menghadirkan kenyamanan dan kompatibilitas secara bersamaan, membawa industri VR selangkah lebih maju mendekati kenyataan.
Dalam dunia virtual reality, konsep yang digunakan saat ini dituangkan dalam persepsi seolah kita seakan berada secara nyata di dunia simulasi virtual, dunia yang tidak nyata yang dapat membawa pengguna hanyut di dalamnya. Hambatan utama dalam mencapai konsep tersebut adalah latency motion-to-photon, yakni waktu jeda ketika pengguna menggerakkan kepala mereka dan melihat pergerakan gambar dengan posisi kepala yang berganti-ganti. Meminimalisir latency motion-to-photon sangatlah penting untuk hadirkan kenyamanan yang merupakan kunci penting dalam menghadirkan pengalaman VR yang mengesankan.
Untuk mengurangi latency harus melibatkan keseluruhan proses pipeline, dari GPU menuju aplikasi lalu ditampilkan melalui headset. Subsistem software dan hardware GPU AMD merupakan komponen penting dalam meningkatkan latency, dan dengan LiquidVR™, AMD mengatasi tantangan dalam hadirkan pengalaman yang smooth, luwes, dan responsif bagi para developer dalam menghadirkan realita di dunia VR menggunakan hardware AMD.
“Mencapai konsep yang diinginkan di dalam dunia virtual menjadi salah satu elemen paling utama dalam menghadirkan pengalaman VR yang luar biasa,” kata Brendan Iribe, CEO of Oculus. “Kami sangat senang bekerjasama dengan AMD dalam meningkatkan latency, memperkenalkan dukungan untuk fitur baru seperti asynchronous timewarp dan late latching, serta peningkatan kompatibilitas yang dapat meyakinkan bahwa para pengguna Oculus akan merasakan pengalaman terbaik menggunakan hardware AMD.”
“Konten, kenyamanan, dan kompatibilitas adalah tiga pondasi utama dalam fokus kami dan kami mengambil langkah besar pada ketiga area tersebut dengan memperkenalkan LiquidVR™ hari ini. Dengan LiquidVR kami berkolaborasi dengan ekosistem untuk dapatkan solusi dalam menghadapi tantangan terberat dalam dunia VR serta memberikan “kunci” bagi para developer sehingga mereka bisa hadirkan pengalaman terbaik ke dalam dunia nyata,” kata Raja Koduri, corporate vice president, Visual Computing, AMD. “AMD akan terus berkolaborasi dengan ekosistem VR untuk hadirkan teknologi terbaru LiquidVR dengan tujuan membawa pengalaman virtual yang realistis.”
Fitur-fitur penting dalam SDK LiquidVR SDK versi 1.0:
- Async Shaders untuk hadirkan pergerakan kepala yang halus mengaktifkan Hardware-Accelerated Time Warp, sebuah teknologi yang dapat memanfaatkan informasi terkini yang diberikan pada posisi kepala pengguna sesaat setelah frame berhasil di-render dan membengkokkan gambar yang disajikan untuk merefleksikan sudut pandang baru sesaat sebelum mengirimkannya menuju headset VR, meminimalisir latency ketika pengguna menggerakkan kepala mereka dan apa yang mereka lihat di layar.
- Menggabungkan Multi-GPU untuk proses render, sebuah teknologi yang mengizinkan beberapa GPU bekerja bersama untuk meningkatkan frame rate dalam aplikasi VR dengan membagi beban kerja menuju GPU tertentu. Setiap GPU me-render sudut pandang dari satu mata, dan kemudian menggabungkan output ke dalam satu gambar stereo 3D. Dengan teknologi ini, konfigurasi multi_GPU jadi terasa ideal untuk proses render VR dengan performa tinggi, hadirkan frame rate tinggi untuk pengalaman yang lebih baik.
- Menggabungkan data terkini untuk deteksi gerakan kepala, sebuah mekanisme pemrograman yang dapat membantu mendeteksi data dari gerakan kepala pada headset VR menuju GPU dengan mengumpulkan data secepat mungkin, guna mengeliminasi overhead pada API serta menghilangkan latency.
- Menghubungkan headset VR secara intuitif,untuk sajikan pengalaman virtual reality secara mudah dari kartu grafis AMD Radeon™ menuju headset VR yang terhubung, dengan mengaktifkan fitur-fitur seperti booting langsung menuju layar headset maupun menuju layar tambahan saat menggunakan Windows.
Sabtu, 07 Maret 2015
Laptopku yang sangatku banggakan :) AMD dihati
Lenovo G40-45, Hadir dengan Berbagai Varian Tangguh Untuk Menunjang Kebutuhan Harianmu
Lenovo menghadirkan produk terbaru bernama Lenovo IdeaPad G40-45. Guna mengisi semua relung konsumen, Lenovo sengaja menawarkan notebook ini dalama tiga varian yang dibedakan atas bekal Accelerated Processing Unit (APU) yang dibawa.
Spesifikasi umum ketiga varian notebook Lenovo IdeaPad G40-45 ini relatif sama, ketiganya hadir dengan layar 14 inch berteknologi WXGA LED. Memiliki kapasitas hard disk sebesar 500GB yang cukup memadai untuk menyimpan berbagai data seperti musik, film, foto, pekerjaan kantor atau kuliah hingga data yang bersifat fungsional misalnya aplikasi. Sisi mobilitas perangkat juga jadi perhatian Lenovo, tak heran bila Lenovo IdeaPad G40-45 berbobot hanya 2,1 kg.
Sektor dapur pacu dipercayakan Lenovo kepada AMD. Seperti yang sudah disinggung akan ada tiga varian berbeda yang berbasis AMD APU Beema dari Lenovo IdeaPad G40-45.
Notebook Tipis 24mm Dengan Tiga Pilihan Varian
Varian pertama menggunakan prosesor AMD A8-6410 APU dengan empat buah inti (quad-core) berkecepatan 2.0 GHz yang dapat digenjot hingga 2.4GHz ketika Turbo Core diaktifkan.
Varian ini tampil lebih superior dibandingkan ketiga varian lainnya karena memiliki amunisi berupa Dual GPU yaitu AMD Radeon R5 Series yang terintegrasi di dalam APU dengan kecepatan 800MHz dan lebih hemat baterai, kemudian grafis diskrit AMD Radeon R5 M230 memiliki performa lebih baik bahkan bisa menjalankan aplikasi dan game 3D dengan lancar.
Kedua grafis di APU tersebut dapat ditukar-tukar sesuai kebutuhan penggunanya dengan bantuan teknologi Switchable Graphics. Perlu dicatat, kecepatan dari seri AMD Radeon R5 M230 yang dipakai pada APU ini mampu mencapai kecepatan clock 855 MHz. Sehingga notebook ini cocok untuk anak muda yang produktif tapi tak ingin ketinggalan mencicipi game-game premium.
Untuk memudahkan pengunaan kedua grafis, varian ini dibekali fitur AMD Enduro yang dapat menganalisa kira-kira aplikasi apa saja yang membutuhkan genjotan grafis diskrit. Dengan begitu pengguna dapat mengoptimalkan kinerja perangkat sesuai kebutuhan.
Varian kedua menggunakan prosesor AMD A6-6310 APU yang merupakan prosessor quad-core, memiliki kecepatan yang serupa dengan varian pertama namun hanya dilengkapi dengan grafis terintegrasi yaitu AMD Radeon R4 Series.Dengan berjalan dikecepatan 1.8Ghz hingga 2.4Ghz jika Turbo Core diaktifkan, varian ini dapat disebut berada di tengah antara varian pertama dan ketiga, seimbang antara performa dan efisiensi tenaga baterai.
Varian ketiga menawarkan prosesor AMD Essential E1-6010 APU, prosesor yang memiliki dua inti (dual-core) dan terintegrasi dengan grafis AMD Radeon R2 Series berkecepatan 350MHz. Perpaduan dua komponen ini menghasilkan kecepatan 1,35GHz dan memiliki keunggulan di daya tahan baterai yang paling lama antara varian yang lain.
Lenovo IdeaPad G40-45 Berbekal Teknologi Efisien APU Beema
Ketiga varian notebook ini memiliki prosesor quad-core dan dual-core dengan arsitektur Beema. Arsitektur ini dipastikan memiliki performa yang jauh lebih baik ketimbang generasi seri APU sebelumnya. Beema merupakan transformasi dari APU Kabini yang menghasilkan penurunan TDP dari 15W-25W menjadi 10W-25W. Artinya, Anda akan mendapatkan perangkat yang jauh lebih hemat energi namun dengan performa yang relatif lebih baik dibandingkan generasi terdahulu.
Lenovo IdeaPad G40-45 ini ditargetkan ke segmen pasar entry level, cocok untuk pengunaan kegiatan sehari-hari seperti mengetik, menjelajah web, nonton video ataupun mendengar lagu baik varian E1, A6 ataupun A8. Khususnya Lenovo IdeaPad G4-45 dengan APU A8-6410 yang memiliki kelebihan terdapatnya grafis diskrit, walaupun tidak dirancang untuk notebook gaming, varian A8 ini mampu diajak untuk menjalankan game-game premium seperti DOTA 2, Grid Autosport dan Pro Evolution Soccer (PES) 2014 dengan sangat baik pada pengaturan minimum. Tentunya merupakan suatu kelebihan tersendiri jika yang tidak terdapat di varian lainnya. Untuk pengujian game pada laptop ini, dapat dibaca di tautan ini.
Sedangkan Lenovo IdeaPad G40-45 dengan APU A6-6310 dan E1-6010 lebih mengedepankan efisiensi ketimbang performa sehingga cocok untuk pengguna yang butuh perangkat yang dapat digunakan di luar ruangan dalam waktu yang lama. Misalnya kalangan profesional yang selalu bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Termasuk pelajar yang ingin mendapatkan dukungan perangkat dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.
Lenovo IdeaPad G40-45 varian tertinggi dengan AMD A8-6410 APU dibandrol dengan harga resmi Rp 4,990,000kemudian varian AMD A6-6310 APU dirilis dengan harga Rp 4,099,000. Sementara varian AMD Essential E1-6010 APU dibanderol dengan label Rp3,399,000 per unitnya. Nah, sekarang pertanyaanya, Anda mau pilih yang mana?
Ada kabar gembira nih. Bagi Anda yang membeli perangkat-perangkat platform AMD APU A8, termasuk Lenovo G40-45berkesempatan untuk mendapatkan satu dari empat judul game berikut: Space Run, Habitat, Guacamelee dan Mutant Blobs Attack. Syaratnya Anda tinggal melakukan redeem game pilihan Anda di halaman ini. Ingat, promo ini hanya berlaku sampai akhir Maret 2015, jadi siapa cepat dia yang dapat! Info promo selengkapnya bisa dibaca di artikelberikut ini.
Ini Dia Spesifikasi Amunisi Baru AMD Radeon R7 250X, 265 dan R9 280
Ini Dia Spesifikasi Amunisi Baru AMD Radeon R7 250X, 265 dan R9 280
Di pagelaran GPU14 Tech Days Januari silam, AMD sudah meluncurkan GPU terbaru mereka yaitu R7 240, 250, dan 260X mewakili seri AMD Radeon R7. Sedangkan untuk seri AMD Radeon R9 diwakili oleh model 270X, 280X, 290 dan 290X, AMD-ID sudah membahas spesifikasi komponen tersebut yang dapat Anda simak di tautan ini.
Menyusul ketujuh model dari dua model yang sudah diluncurkan, AMD kembali meluncurkan tiga amunisi baru yakni AMD Radeon R7 250X, 265 dan R9 280 yang masing-masing memiliki spesifikasi yang berbeda dan di kesempatan kali ini kita akan kupas tuntas.
AMD Radeon R7 250X
Grafis AMD Radeon R7250X merupakan komponen yang mengusung misi untuk mengisi gap antara model Radeon R7 250 dan R7 260, sebagaimana pola model perangkat yang diterapkan oleh AMD di seri-seri sebelumnya. Fitur yang tertanam di AMD Radeon R7250X terbilang komplit, yang pertama berupa dukungan Mantle yang hanya ditemukan di GPU seri terbaru AMD, DirectX 11.2 dan AMD Eyefinity menjadi dukungan yang memang seharusnya ada di grafis model ini, ditambah dengan teknologi AMD CrossFire guna memaksimalkan fungsi grafis saat memproses tugas-tugas berat.
Kecepatan proses memori yang lebih dari 4.5 Gbps menjamin performa yang apik saat dibutuhkan misalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi game, mengedit foto dan video atau pengoperasian aplikasi peramban. Belum lagi kelengkapan seperti GPU 28 nm dengan kode “Oland” dengan steam prosessor 640 buah, bandwidth memori sebesar 128-bit, clock GPU sebesar 1000Mhz.
Jika dibandingkan dengan grafis merk lain, AMD Radeon R7 250X lebih kaya akan fitur bahkan bisa dibilang unggul telak. Misalnya, AMD RadeonR7 250X sudah dilengkapi dengan teknologi AMD ZeroCore yang memungkinkan GPU untuk menurunkan konsumsi daya ke tingkat yang sangat rendah saat monitor mati atau dalam keadaan idle.
Pengujian AMD Radeon R7 250X
Dari hasil pengujian saat menjalankan game-game kelas atas, AMD R7 250X membubuhkan catatan performa yang lebih baik dan mendominasi performa yang ditunjukkan oleh merk lain. Lebih baik dalam artian lebih cepat, lebih halus dan lebih responsif. Ini kelebihan paling penting yang akan Anda dapatkan dari grafis AMD R7 250X. Misalnya saat diuji menjalankan game Dota 2, Radeon R7 250X hampir menyentuh skor 80 sementara merk lain tidak sampai separuhnya.
AMD Radeon R7 265
AMD Radeon R7 265 sudah barang tentu memiliki kasta yang lebih tinggi dibandingkan R7 250 atau R7 250X, grafis ini kurang lebih memiliki basis yang sama dengan generasi terdahulu HD 7850.
Seperti model R7 lainnya, model ini juga dilengkapi dengan Mantle, DirectX 11.2 dan OpenGL 4.3 sebagai fitur dukungan API yang menjadi poin wajib di komponen berarsitektur GCN atau Graphics Core Next.
Sejumlah fitur lain diboyong oleh AMD Radeon R7 265, misalnya GPU core clock 900 Mhz, memory clock 1400 Mhz, 1024 steam prosessors, 64 TMU, 32ROP, bandwidth 256 bit, dan memori 2 GB.Jika dibandingkan dari ketiga seri R7, maka model 265 ini memiliki performa 25% lebih baik ketimbang model lainnya.
AMD Radeon R9 280
Selanjutnya adalah spesifikasi AMD Radeon R9 280 yang didapuk sebagai komponen grafis paling tangguh bahkan dianggap mampu menjalankan game di atas resolusi 1080p.Apa alasan dibalik klaim ini? Sudah barang tentu adalah spesifikasi yang diusung.
Fitur Mantel dan DirectX 11.2 menjadi fitur yang tak boleh ketinggalan, memori mendukung kapasitas 3GB, mendapatkan bekal teknologi-teknologi terkini AMD misalnya Teknologi AMD PowerTune, AMD CrossFire dan Teknologi AMD Eyefinity yang masing-masing berfungsi sebagai penggedor daya tahan baterai dan performa grafis.
Engine Clock AMD Radeon R9 280 lebih dari 988MHz dengan memori clock 5.0 Gbps dan juga dukungan PCI-E 3.0 X 16 yang menawarkan kecepatan data transfer paling optimal ke perangkat eksternal.
Pengujian AMD Radeon R9 280
Tak lengkap rasanya jika tidak mengulas hasil pengujian yang dilakukan oleh AMD Labs, di mana menguji performa antara komponen AMD Radeon R9 280 dan komponen merk lain yang dianggap berada di level yang setara.
Hasilnya, saat diuji menjalan game Grid 2 AMD Radeon R9 280 memperoleh skor 55 ke atas sementara merk lain di bawah angka 50 atau berada di bawah performa grafis AMD.
Di pengujian 4 game lainnya, AMD Radeon R9 280 masih dominan atas merk lain sekaligus mempertegas siapa yang memiliki performa yang lebih baik di ranah gaming. Harus Anda ketahui bahwa untuk menjalankan game, perangkat menggunakan 75% sumber daya yang dimiliki sementara program lain hanya 10-30% saja, artinya jika suatu perangkat handal dalam menjalankan game maka sudah terjamin LEBIH HANDAL menjalankan program lainnya.
AMD Radeon R9 280 dirilis 4 Maret 2014 lalu dan dibanderol $275. Komponen-komponen ini tentunya akan disematkan di perangkat terkini dengan banderol yang beragam, jadi jika Anda menginginkan salah satu GPU di atas, pastikan perangkat yang Anda beli dibekali satu di antaranya. Sudah ada bayangan mau ambil perangkat komputer apa? Kalau belum, selamat hunting ya.
Catatan: pengujian performa dilakukan secara internal oleh AMD dengan menggunakan platform berikut ini:
Konfigurasi sistem #1
- Intel Core i7-4960X
- Sabertooth X79
- 16GB DDR3-1866
- Windows® 8.1 RTM 64-bit
Drivers:
- AMD Catalyst™ 14.1 BETA (AMD R9 280), 13.11 BETA 6 (AMD R9 280X)
- 334.89 WHQL (NVIDIA GTX 760)
AMD Radeon R9 295X2, Grafis Desktop Generasi Teranyar AMD Tawarkan Kecepatan Ganda
8 April silam AMD secara resmi memperkenalkan jagoan baru model AMD Radeon R9 295X2 yang merupakan generasi paling mutakhir dari model Radeon R9. Berbeda dengan pendahulunya, model AMD Radeon R9 295X2 ini dibekali dengan sejumlah fitur yang tak biasa, namun sebelum membahas fitur “tak biasa” yang saya maksudkan, ada baiknya kita ulas satu per satu spesifikasi AMD Radeon R9 295X2.
Dimensi AMD Radeon R9 295X2
Hal pertama yang ingin saya bahas adalah dimensi komponen. Badan utama perangkat memiliki ketebalan dua slot dengan panjang maksimal 307 mm yang terhubung ke radiator single fan melalui dua buah selang berukuran panjang 380 mm.
Kipas tunggal yang berfungsi sebagai pelepas panas memiliki ketebalan 38 mm dengan panjang 120 mm dan lebar 120 mm. Di bagian belakang perangkat terdapat plat metal yang berfungsi sebagai penguat PCB.
Spesifikasi
AMD Radeon R9 295X2 merupakan grafis terkini AMD yang mengusung codename Project Hydra, memiliki spesifikasi yang bisa dibilang dua kali lipat dibanding pendahulunya, AMD Radeon R9 290X kecuali untuk bagian GPU yang masih berbasis 28nm. Selebihnya AMD Radeon R9 295X2 mendominasi misalnya pada bagian Stream processor model ini memiliki 5632 dengan Texture Units 352, 128 unit ROPS dan terdiri dari 12.4 miliar transistor. Untuk angka performa compute mencapai 11.5 TFLOPS, menjadikan model AMD Radeon R9 295X2 sebagai model dengan performa paling tinggi dibandingkan grafis AMD yang pernah ada.
Pada bagian clock GPU, AMD Radeon R9 295X2 mempunyai nilai 1018 MHz, kecepatan ini ditopang oleh konfigurasi RAM hingga kapasitas 8GB DDR5 dengan bandwidth besar hingga 512 bit per GPU. Kecepatan memori yang mampu dihasilkan oleh AMD Radeon R9 295X2 relatif sama dengan model sebelumnya yakni di angka 5.0 Gbps.
Fitur paling penting yang dibawa oleh AMD Radeon R9 295X2 adalah dukungan tampilan dengan resolusi Ultra HD 4Kyang mampu menampilkan hingga 8 juta pixel untuk kepuasan tatap muka tiada tanding khususnya untuk penggila gaming.
Dengan adanya dukungan Ultra HD 4K, penggilan gaming kian dimanjakan karena AMD Radeon R9 295X2 mampu menjalankan game kelas wahid tanpa terbentur masalah berarti kendati pengguna memilih untuk menggunakan pengaturan tampilan paling tinggi.
Hasil pengujian menggunakan 3DMark di bawah membuktikan segalanya, di mana hasilnya menunjukkan bahwa AMD Radeon R9 295X2 mampu menghasilkan performa tiga kali lipat dibandingkan model R9 270 dan dua kali lipatdibandingkan model R9 290X sekalipun.
Dukungan Mantle dan DirectX 11.2 menjadi fitur yang tak tertinggal di semua grafis berarsitektur GCN (Graphics Core Next), ditambah dengan nilai typical board power sebesar 500 Watt, Teknologi AMD PowerTune, AMD CrossFire danTeknologi AMD Eyefinity menjadikan AMD Radeon R9 295X2 sebagai grafis super komplit.
Dan yang tak kalah inovatif adalah penggunaan hybird cooling yang mengkombinasikan pendingin cairan dan udara dalam satu rangkaian perangkat. Wajar memang apabila AMD memutuskan untuk menggunakan metode ini mengingat performa AMD Radeon R9 295X2 yang mampu berlari dengan kecepatan 1018 MHz tentunya menghadirkan masalah temperatur yang berbahaya jika tidak ditangani dengan baik.
Itu tadi spesifikasi AMD Radeon R9 295X2 yang super gahar, bagaimana punya rencana untuk upgrade komputer dalam waktu dekat? Mengapa tidak mempertimbangkan komputer dengan grafis AMD Radeon R9 295X2 di dalamnya?
AMD RADEON R9 290 Series
AMD Radeon R9 285 “Tonga”, Teknologi dan Performa Teranyar Di Kelasnya!
| Categories: AMD Radeon™ Graphics, ProductsSpesifikasi
Fitur-Fitur Andalan
Selain itu, AMD Radeon R9 285 mampu menghadirkan sensasi suara lebih nyata saat digunakan bermain game berkat dukungan AMD TrueAudio. Fitur ini membawa akurasi suara, jarak, dan tingkat kejelasan suara hampir menyerupai objek suara aslinya ke dalam game tanpa menggunakan perangkat tambahan.
Jika performa yang diberikan oleh sebuah AMD Radeon R9 285 masih belum cukup, AMD CrossFire dihadirkan sebagai solusi paling tepat. Teknologi ini mengizinkan penggunaan kartu grafis AMD Radeon R9 285 hingga 4 buah secara bersamaan yang mampu menghasilkan performa yang berkali lipat, cocok untuk menjalankan game berat dengan kualitas maksimal dan resolusi tinggi seperti 4K. Kali ini, tidak diperlukan lagi komponen Bridge sebagai penghubung dari setiap kartu grafis tersebut berkat adanya XDMAengine sehingga komunikasi antar setiap kartu grafis cukup dengan mengandalkan slot PCI Express.
Hasil Pengujian
Bonus Game: Never Settle Space Edition
Pada paket penjualannya, AMD memberikan tawaran bundling yang cukup menggiurkan untuk para gamer. Anda tidak boleh ketinggalan penawaran bertajuk Never Settle: Space Edition ini, dimana bila Anda membeli kartu grafis AMD Radeon R9 285 maka Anda berhak memilih tiga judul game dari 29 pilihan game premium di antaranya Alien: Isolation dan Star Citizen.
AMD Radeon R9 285 dihadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan pengguna, membawa performa yang dimiliki oleh AMD Radeon R9 280 series namun dipersenjatai dengan fitur dan teknologi teranyar besutan AMD Radeon R9 290 series. Dengan kemampuan ditambah teknologi yang lebih baik, AMD Radeon R9 285 jadi pilihan yang tepat untuk siapapun yang butuh perangkat berperforma gaming yang lebih kuat.
Catatan:
- Pengujian dilakukan oleh AMD Labs, AMD Radeon R9 285 mencatat skor 7077 Performance dan 3484 Extreme di pengujian 3Dmark Firestrike11. Sementara Nvidia GTX 760 mencatat skor 5650 dan 2774. Konfigurasi i7-4960X CPU, MSI x79A-G065 motherboard, 16GB memori, Windows 8.1 64-bit, driver AMD Catalyst 14.30, driver Nvidia 337.88WHQL.
- Pengujian dilakukan oleh AMD internal testing menggunakan platform: Intel Core i7-4960X, MSI X79A-G065, memori 16GB DDR3-1866, Windows 8.1 RTM 64-bit, pengaturan game:
– 3DMark Fire Strike v1.3708 dx11 1920 x 1080 full preset
– Battlefield 4 v1.10×11 2560 x 1440 Naval Map High Preset 0xMSAA 0XAF.
– Crysis 3 2560 x 1440 canyon test High FXAA 0XAF
– BioShock Infinite 2560 x 1440×32 Benchmark Ultra Preset 0XAF.
Langganan:
Postingan (Atom)
Paling Dibaca
-
legend sangkuriang javanese story west sangkuriang legend that come from upgrade sundanese. legend berkisah about lake creation bandung, mou...
-
1. classify principal economy executant in indonesia economics: 1. consumption household /rtk consumption household is economy unit smallest...
-
rice field genesis lunto sumatranese story west it was told, more less year 1600 bc, there a little kingdom that is commanded by a that king...
-
myClub myClub players list Separate display for Injured players and players with contact expiry in the team management window. The likelihoo...
-
CP: 08891568478 (whatsup) / 5294b60a (pin bb) List club 2014-2015: Lengan pendek: 40rb/pcs: Ac milan 3rd 45rb/pcs: Barcelona away Ar...
-
Change log : - winter 2016 transfers included - konami patch (1.03.01) (1.03 offline) - rework all patch system files - rework option fi...
-
Cover resmi PES 2015 Konami just announced that PES 2015 will be released on November 13. A playable PES 2015 Demo will be released for al...
